Pendekatan Sosial dalam Kegiatan KKN

Oleh : AKHMAD SUDRAJAT, M.Pd.>

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Secara ideal, penyelenggaraan KKN seyogyanya dapat menjangkau tiga sasaran utama. Pertama, sebagai wahana pembelajaran bagi para mahasiswa (peserta KKN) untuk mengaplikasikan berbagai teori yang diperolehnya selama dalam perkuliahan, sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing. Kedua, KKN dapat memberikan nilai tambah dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Ketiga, KKN merupakan media untuk membangun kemitraan antara lembaga perguruan tinggi yang bersangkutan dengan masyarakat, termasuk di dalamnya sebagai upaya untuk membangun citra sekaligus dapat dijadikan sebagai ajang promosi perguruan tinggi yang bersangkutan.

Namun dalam prakteknya, tidak mustahil ketiga sasaran KKN tersebut di atas dapat melenceng dari harapan semula, sehingga setelah KKN berakhir, justru para mahasiswa (peserta KKN) tetap saja tidak memperoleh pembelajaran diri yang berarti. Begitu pula, kualitas kehidupan masyarakat di lokasi KKN tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Bahkan, di mata masyarakat bisa saja citra perguruan tinggi malah semakin merosot Dengan demikian, penyelenggaraan KKN boleh dikatakan mengalami kegagalan atau tidak efektif.

Tentu saja, kiranya banyak faktor yang menyebabkan penyelenggaraan KKN menjadi tidak efektif. Di antara sejumlah faktor penyebab kegagalan penyelenggaraan KKN, salah satunya adalah berkenaan dengan kemampuan para mahasiswa (peserta KKN) dalam melakukan pendekatan sosial dengan masyarakat setempat. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis akan berupaya memaparkan tentang : apa itu pendekatan sosial ? bagaimana tahapan-tahapan yang harus dilalui dalam pendekatan sosial ? dan bagaimana pula proses interaksi sosial yang terjadi dalam KKN ? Dengan harapan kiranya dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan pertimbangan,bagi para mahasiswa yang hendak mengikuti program KKN. Baca entri selengkapnya »

Iklan
%d blogger menyukai ini: