PROGRAM SERTIFIKASI TERAKHIR 2014 ( PLPG DIGANTI PPG) DAN NASIB GURU HONORER / GTT SEKOLAH NEGERI


Entah bagaimana nasib guru Honorer ataupun GTT yang telah lama menginduk pada sekolah negeri. Pekerjaan yang selama ini dilaksanakan tidak diimbangi dengan kejelasan statusnya. Akan sedikit berbeda dengan guru disekolah swasta yang  hanya membutuhkan SK Guru tetap yayasan dengan minimal masa kerja 2 tahun mengajar, kemudian sudah mendapatkan pengakuan oleh pemerintah melalui program sertifikasinya. Sepertinya memang pemerintah tidak mau tahu dan memperjelas status “ilegal” bagi guru-guru honorer atau GTT yang menginduk pada sekolah negeri. Hal ini termuat dalam persyaratan program sertifikasi guru terakhir tahun 2014.

Tahun 2014  akan menjadi penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) yang terakhir. Karena pada tahun 2015 yang akan datang, penyelenggaraan sertifikasi guru akan dilaksanakan melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Guru akan memperoleh gelar profesional setelah mengikuti perkuliahan dengan beban belajar pada PPG yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pelaksanaan PLPG 2014 akan dimulai dengan proses verifikasi calon peserta. Terdapat beberapa perbedaan mendasar pada pelaksanaan PLPG 2014 jika dibandingkan dengan pelaksanaan PLPG sebelumnya. Perbedaan tersebut mulai dari mekanisme penyelenggaraan hingga proses penetapan peserta.
Perbedaan penyelenggaraan sertifikasi 2014
1. Modul/bahan ajar peserta PLPG akan diserahkan lebih awal sebelum peserta mengikuti PLPG.
2. Penetapan peserta dilaksanakan setelah selesai uji kompetensi (UK) dan UK diikuti seluruh guru yang belum bersertifikat pendidik dan telah memenuhi persyaratan.

3. Perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan data base NUPTK dalam hal ini PADAMU NEGERI dan dipublikasikan secara online.

4. Penetapan sasaran/kuota peserta sertifikasi didasarkan pada keseimbangan usia dan keadilan proporsional jumlah peserta antar provinsi

Persyaratan umum peserta sertifikasi guru 2014 

1. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kemdikbud kecuali guru Pendidikan Agama. Sertifikasi bagi guru Pendidikan Agama dan semua guru yang mengajar di madrasah diselenggarakan oleh Kemenag dengan kuota dan aturan penetapan peserta dari Kemenag (Surat Edaran Bersama Direktur Jenderal PMPTK dan Sekretaris Jenderal Departemen Agama Nomor SJ/Dj.I/Kp.02/1569/ 2007, Nomor 4823/F/SE/2007 Tahun 2007).

2. Memiliki kualifikasi akademik sarjana strata 1 (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal perguruan tinggi yang memiliki izin penyelenggaraan.

3. Bagi guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, maka harus memenuhi ketentuan diangkat menjadi pengawas satuan pendidikan sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (1 Desember 2008), dan berusia setinggi-tingginya 50 tahun pada saat diangkat sebagai pengawas tersebut.

4. Sudah menjadi guru pada suatu satuan pendidikan baik sebagai PNS atau non PNS pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan tanggal 30 Desember 2005.

5. Bagi guru non PNS yang mengajar di sekolah swasta harus memiliki SK sebagai guru tetap yayasan (GTY) minimal 2 tahun secara terus menerus dari penyelenggara pendidikan.

6. Bagi guru non PNS yang mengajar di sekolah negeri harus memiliki SK dari Bupati/Walikota.

7. Belum berusia 60 tahun pada tanggal 1 Januari 2014.

8. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Jika peserta diketahui sakit pada saat datang untuk mengikuti PLPG yang menyebabkan tidak mampu mengikuti PLPG, maka LPTK berhak melakukan pemeriksaan ulang terhadap kesehatan peserta tersebut. Jika hasil pemeriksanaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak menunda atau membatalkan keikutsertaannya dalam PLPG.

9. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). NUPTK ini sudah harus dinyatakan sebagai NUPTK aktif pada sistem layanan transaksional PADAMU NEGERI.

Meskipun persyaratan umum peserta sertifikasi 2014 ini masih bersifat DRAFT dan belum menjadi Buku 1 sertifikasi guru 2014 karena belum disahkan, namun kiranya dapat menjadi acuan sementara bagi guru-guru yang belum memiliki sertifikat pendidik. Mengingat bahwa yang menjadi database sumber pada aplikasi AP2SG adalah PADAMU NEGERI, maka sebaiknya guru segera melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan. Termasuk perbaikan jenjang pendidikan, mengingat, jenjang pendidikan peserta sertifikasi guru 2014 wajib S1.

Semoga bermanfaat.

Ditulis dalam Sertifikasi. 12 Comments »

12 Tanggapan to “PROGRAM SERTIFIKASI TERAKHIR 2014 ( PLPG DIGANTI PPG) DAN NASIB GURU HONORER / GTT SEKOLAH NEGERI”

  1. guru muda Says:

    tutup aja perguruan tinggi pencetak GURU!

  2. lastri Says:

    terus kelanjutan PPG tuh gimana? kebetulan saya saat ini mengikuti progam beasiswa PPG DIKTI

  3. Johan Kushandik Says:

    ya tutup saja perguruan tinggi pencetak guru

  4. omdoang Says:

    ini proyek menteri era pemimpin koruptor bukti Pertama S.Pd tidak berlaku Akta IV nya alias beberapa daerah tida menerima si S.Pd gara2 tidak memilik sertifikat Profesi Guru. Kemana analisanya jika mahasiswa itu masuk PT 2006 tamat pada 2010/2011/2013 kenapa pada mereka tak ada kuliah PPG, pada hal penerimaan guru pns di tahun 2013 .Kedua pihak PT harusnya memberitahu mahasiswanya kalau anda mau jadi guru anda harus kuliah lagi pada PPG ini tidak dilakukan siapa yg disalahkan kalau tidak pihak PT tentunya pemerintah pembohongan pada profesi guru . ketiga Sarjana Pendidikan tak berarti kerena pihak yg berwenang di pendidikan tidak profesional yg katanya PROFESIONAL, BUKTI gelar sarjana kependidikan tak ada tempat di negeri tempatnya memproleh gelar kesarjanaan negeri itu bernama Indonesia. Keempat menteri penedidikan tidak profesional harusnya mahasiswa yg mulai perkuliahan 2005 dan seterusnya jalurnya Ilmu murni sehingga mahasiswa tidak ada dirugikan baik waktu, umur dan biaya. Kelima menteri pendidikan secara tak langsung merilis pembodohan terhadap institusinya sendiri, bukti kurikulum pencerdasan anak bangsa amburadul alias amburatakadil menggilas udd ikut mencerdaskan kehidupan bangsa nyatanya Sarjana Pendidikan korban ketidak becusan pengelolaan pendidikan pada hal dia sebagai tulang punggung pembangunan negeri yg bernama Indonsia, janga2 negeri ini berobah nama olehnya yaitu negeri Indonesia alllllllllllllllllllllllllllll dasar otak korup kali

  5. Nur saman Says:

    ya …..ALLAH… perbaikilah negri kami ini… dgn RAHMATMU…

  6. miya Says:

    jelas dong,bandingkan dengan negara Amerika semua pejabat yang menduduki kursi legislatif minimal harus SI hukum,jelas mereka semua ngerti hukum ngambil uang negara akan menyengsarakan rakyat.

  7. issaparti Says:

    tolong honorer yang sudah lama dan ijasahnya yang sesuai di angkat pns

  8. rustanio Says:

    kesan diskriminasi dari pemerintah untuk guru honor negeri, seharusnya pemerintah memprioritaskan untuk honorer negeri dalam pelaksanaan proses sertifikasi. Karena paling tidak akan memberikan solusi untuk krisis tunjangangan dililngkup sekolah negeri wabil khusus untuk tenaga honoernya. kalau ini yang sejahtera tambah sejahtera yang kelaparan tambah kelaparan. Seharusnya guru honoer negeri yang jadi sasaran utama dari UU guru dan Dosen itu. jekaslah kalau pegawai negerimah udah gaji, lah ini guru honor darimana penbghasilannya???????……

  9. MUKRIMAH. S. Pd. I Says:

    apa saja syarat peserta PPG?

  10. Bagendam Raja Sangue Says:

    kenapa pemerintah tidak memperhatikan guru honor di sekolah negeri yang sudah sertifikasi jeritan tangisnya karena di stop tunjangan sertifikasinya karena peraturan yang dibuat selalu di ubah ubah mohon di perhatikan bapak penguasa.

  11. Aca panjaitam Says:

    Guru honorer di negri dan swasta kerjanya sama, tpi prhatian pmerintah beda antara honorer negri dan swasta. Knpa Bpak / Ibu atasan kami?slma 10 thun gaji kami kurang utk kbutuhan hdup,tp kmi sabar. Apakah jasa kmi kurang penting di negara trcinta ini?tolongla dgarkan jeritan hati kami Bpk dan Ibu……..!kmi sarjana, kmi mlkukan tugas stiap hri ttpi gaji kmi tdk sesuai dgn kerja kmi. Trims


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: