Standar Kompetensi BK di Perguruan Tinggi


Meski penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling tidak terkait langsung dengan Permendiknas No. 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Namun Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) telah menyiapkan pula rumusan Standar Kompetensi Kompetensi yang harus dicapai peserta didik melalui pelayanan Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi

Berikut ini rumusan Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik pada Perguruan Tinggi

No

Aspek Perkembangan

Tataran/Internalisasi Tujuan

Pengenalan

Akomodasi

Tindakan

1

Landasan hidup religius

Mempelajari hal ihwal ibadah

Mengembangkan pemikiran tentang kehidupan beragama

Melaksanakan ibadah atas keyakinan sendiri disertai sikap toleransi

2

Landasan perilaku etis

Mengenal keragaman sumber norma yang berlaku di masyaraakat

Menghargai Keragaman sumber norma sebagai rujukan pengambilan keputusan

Berperilaku atas dasar keputusan yang mempertimbangkan aspek-aspek etis

3

Kematangan emosi

Mempelajari cara-cara menghindari konflik dengan orang lain

Bersikap toleran terhadap ragam ekspresi perasaan diri sendiri dan orang lain

Mengekspresikan perasaan dalam cara-cara yang bebas,terbuka dan tidak menimbulkan konflik

4

Kematangan intelektual

Mempelajari cara-cara pengambilan keputusan dan pemecahan masalah secara objektif

Menyadari akan keragaman alternatif keputusan dan konsekuensi yang dihadapinya

Mengambil keputusan dan pemecahan masalah atas dasar informasi/data secara obyektif

5

Kesadaran tanggung jawab sosial

Mempelajari keragaman interaksi sosial

Menyadari nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan dalam konteks keragaman interaksi sosial

Berinteraksi dengan orang lain atas dasar kesamaan

6

Kesadaran gender

Mempelajari perilaku kolaborasi antar jenis dalam ragam kehidupan

Menghargai keragaman peraan laki-laki atau perempuan sebagai aset kolaborasi dan keharmonisan hidup

Berkolaborasi secara harmonis dengan lain jenis dalam keragaman peran

7

Pengembangan diri

Mempelajari keunikan diri dalam konteks kehidupan sosial

Menerima keunikan diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya

Menampilkan keunikan diri secara harmonis dalam keragaman

8

Perilaku kewirausahaan (kemandirian perilaku ekonomis)

Mempelajari strategi dan peluang untuk berperilaku hemat,ulet, sengguh-sungguh dan kompetitif dalam keragaman kehidupan

Menerima nilai-nilai hidup hemat,ulet sungguh-sungguh dan kompetitif sebagai aset untuk mencapai hidup mandiri

Menampilkan hidup hemat, ulet, sungguh-sungguh dan kompetitif atas dasar kesadaran sendiri

9

Wawasan dan kesiapan karier

Mempelajari kemampuan diri, peluang dan ragam pekerjaan, pendidikan, dan aktifitas yang terfokus pada pengembangan alternatif karir yang lebih terarah

Internalisasi nilai-niolai yang melandasi pertimbangan pemilihan alternatif karir

Mengembangkan alternatif perencanaan karir dengan mempertimbangkan kemampuan, peluang dan ragam karir

10

Kematangan hubungan dengan teman sebaya

Mempelajari cara-cara membina dan kerjasama dan toleransi dalam pergaulan dengan teman sebaya

Menghargai nilai-nilai kerjasama dan toleransi sebagai dasar untuk menjalin persahabatan dengan teman sebaya

Mempererat jalinan persahabatan yang lebih akrab dengan memperhatikan norma yang berlaku

11

Kesiapan diri untuk menikah dan berkeluarga

Mengenal norma-norma pernikahan dan berkeluarga

Mengharagai norma-norma pernikahan dan berkeluarga sebagai landasan bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis

Mengekspresikan keinginannya untuk mempelajari lebih intensif tentang norma pernikahan dan berkeluarga

Simber:

Depdiknas.2007.Rambu-Rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal.Jakarta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: